Jangan Patah Hati Dulu, Bila Ditolak Akhwat
Para ikhwan sebaiknya membaca tulisan ini, apalagi jika berada di usia pernikahan. Para akhwat baca juga ya, untuk melengkapi dan mengevaluasi tulisan ini.
Ada beragam reaksi ikhwan saat ditolak akhwat, entah itu ditolak untuk bertaaruf, atau ditolak setelah taaruf dilakukan dan yang pasti ditolak meminjam handphone bukan bagian dari pembahasan ini. Mengikuti kebiasaan peradaban dunia, di mana kaum pria dituntut pro aktif untuk mencari dan meminta kesediaan kepada calon pasangan hidupnya, sudut pandang inilah yang saya ambil.
Di beberapa bagian dunia dan beberapa kasus yang berbeda, judul postingan ini bisa dibalik, “Jangan Patah Hati Dulu, Bila Ditolak Ikhwan”, meski mungkin argumentasi dibawah khas banget akhwat. Dominasi logika pada ikhwan dan perasaan pada akhwat tentunya banyak berpengaruh.
Sebagaimana seorang ikhwanyang membutuhkan keberanian ekstra, tekad dan kepercayaan diri saat mengungkapkan niatnya, akhwatpun merasa serba salah ketika hendak menyampaikan tanggapan atau jawaban. Continue reading this entry »
…tepi zaman…
tepi zaman ini memberiku rasa dan semangat baru
seandainya bisa, ingin aku berbagi
bumi cuma satu, namun dunia sungguh beraneka
ingin kusingkirkan dimensi yang tidak menyenangkan
kumiliki duniaku, namun dunia bukan milikku
akhirnya kupilih diam
…
…
…
atau kusakiti dunia selainku
sekolah = pembodohan massal?
gini niy, yang namanya nge-blog, pasti seputar pengalaman pribadi. sepanjang menjalani masalah hidup, selalu diiringi pikiran, “tak posting ke blog ah, kayaknya menarik niy…” outputnya kalo ga cerita, curhat ya naro postingan yang agak kontroversial
tulisan ini terinspirasi dari short chat dengan seseorang.
bisa jadi, sekolah benar-benar menjadi sarana pembodohan yang efektif dalam keadaan dan situasi tertentu. bagi orang seperti saya, sayangnya keadaan dan situasi sekarang memenuhi syarat bagi sekolah untuk saya tuduh sebagai sebuah mesin pembodohan massal. why? Continue reading this entry »
belajar tersenyum sejak 24 tahun
Tidak seperti biasanya, setelah sholat subuh aku membaca salah satu judul dari seri novel Lima Sekawan (pinjaman teman) karya pak Enid Blyton kesukaanku. Buku itu bahkan dicetak dua tahun sebelum aku lahir. Tidak heran jika halamannya sudah kecoklatan seperti kue yang baru di keluarkan dari oven. Sesekali, aku membalas SMS yang masuk. Aku mulai tidak menyukai benda itu. Deringnya mulai tak nyaman kudengar meski telah diganti dengan salah satu lagu favoritku. Suatu pagi saat dunia tak begitu ramah bagiku, aku pernah membiarkan dia tak tersentuh walau ada telepon dan SMS masuk. Lama kemudian baru kutahu, seorang saudaraku telah menghubungiku sejak dia berniat menemuiku, berangkat, di perjalanan, nyasar, menunggu sampai akhirnya pulang kembali dengan hati kecewa meninggalkan banyak SMS dan missed call. Continue reading this entry »
We Will Not Go Down
WE WILL NOT GO DOWN (Song for Gaza) Lyrics
(Composed and Copyright 2009 by Michael Heart)
A blinding flash of white light
Lit up the sky over Gaza tonight
People running for cover
Not knowing whether they’re dead or alive
They came with their tanks and their planes
With ravaging fiery flames
And nothing remains
Just a voice rising up in the smoky haze Continue reading this entry »
Be cool with save our earth!
Isu global warming yang merupakan salah satu percepatan menuju the end of the earth kini menjadi salah satu topik paling hangat sepanjang awal milenium ketiga ini. Jika tidak peduli sejak sekarang, usia bumi hanya sampai kurang lebih seratus tahun lagi. Berarti para peneliti luar angkasa harus lebih sigap dalam mencari alternatif planet lain yang memungkinkan untuk kita tinggali saat cucu-cucu kita akan terkagum-kagum melihat sebuah makhluk cantik punah nan langka bernama semak atau bahkan kecoak.
Meski sudah diserukan dimana-mana, misalnya saja berbagai perusahaan besar yang menggunakan global warming sebagai objek CSR (corporate social responsibility po yo?)-nya, sebuah majalah remaja yang mengambil go green sebagai tema global selama setahun, pemerintah yang selalu mengingatkan ‘hemat energi’, atau sebuah stasiun televisi lokal yang setiap pekan menayangkan isu tersebut, baru sedikit sekali orang yang benar-benar peduli. Continue reading this entry »
3 “Alat Perang” Basic Yang Musti Dimiliki Setiap Cewek
Sering terlibat dalam suasana genting atau terburu2? Ga perlu nunggu bencana alam atau resesi dunia. Kadang, hal-hal kecil pun bisa membuat dunia seakan-akan mau kiamat. Masalah di kantor, hubungan dengan teman atau keluarga yang ga harmonis, lingkungan baru, atau yang lainnya.
Kalo kamu mau pergi keluar; kuliah, bekerja, piknik, yang wajib kamu bawa :
1. Agenda atau buku notes, minimal kertas bekas yang baliknya masih kosong nulis sesuatu; no telepon, ide, perencanaan yang tiba-tiba muncul di tengah jalan.
2. Alat komunikasi, handphone, PDA atau blackberry. kecuali kamu sengaja ingin mengasingkan diri dari orang lain. Continue reading this entry »