Ikhwan-Ikhwan Black List
Apaan ya? Kok judulnya sinis banget? Dulu saya juga bingung dengan istilah tersebut. Tapi tidak lama kemudian, saya sering memakai istilah yang sama. Pertama kali, adik kelas pun terbengong-bengong mendengar teman saya ngomong, “ga mau! Dia masuk ikhwan black list.” Kok aneh ya mem-black list nama-nama orang semau gua. Dulu saya tidak se ekstrim itu, meski ada beberapa orang yang mengharuskan saya bersikap sedikit berbeda terhadap mereka. Tapi karena pernah jengkel, akhirnya muncul nama perdana yang masuk dalam ikhwan black list versi saya. Cuma satu orang. Meski juga ada nama2 lain yang masuk dalam grey list, green list…. [kidding!] Ada nama lain yang masuk dalam beberapa kategori yang berbeda. Tidak perlu saya tulis apa saja itu, karena semuanya hanya disimpulkan lewat beberapa kata; sebuah kekurangan atw keburukan yang diwaspadai.
Suatu siang saya bertemu dengan beberapa senior saya, alumni MIPA yang berbeda angkatan. “Mbak, ketemu mbak aku jadi teringat si X,” (menyebutkan nama akhwat satu angkatannya), “dia bilang kangen sama mbak…” Kedua orang yang sedang ngobrol itu senior saya. “Lho, kenapa?” Tanya satunya. “Dia bilang kangen untuk memaki-maki para ikhwan bareng mbak (kayak dulu)…” gubraks! Kebayang ga sih keterkejutan saya? Ternyata senior saya memiliki pikiran dan sikap seperti itu, memaki-maki beberapa ikhwan yang memiliki kelakukan atw kinerja dakwah yang kurang bener. Saya benar-benar ga nyangka lho…
Tau kenapa akhwat berbuat seperti itu? Tentu saja bukan karena mereka menganggap ikhwan adalah musuh atw saingan yang harus dikalahkan. Kadang disebabkan ikhwan bersikap yang kurang semestinya dengan sengaja atau karena kesalah pahaman. Misalnya ikhwan yang saking suka bercanda, sampai dalam percakapan online membuat akhwat jengkel dengan sebutan atw pernyataan tidak lazim yang mengarah kepada penghinaan (menurut akhwat); menyapa dengan panggilan yang tidak disukai, mengolok-olok meski untuk bercanda saja. Bisa jadi akhwat marah lantas terjadi pertengkaran kecil, yang masih saja ditanggapi sebagai angin lalu oleh ikhwan. Dikira pura-pura marah kali.
Sebab lain karena akhwat merasa terganggu dengan kelakuan ikhwan tersebut. Misalnya SMS yang ga perlu, miscall pas jam qiyamul lail, terlalu dekat (posisinya) pas ngobrol. Akhwat yang sigap (emang begini seharusnya), otomatis jaga jarak dengan nyuekin SMS atw miscall, bersikap hati-hati saat bertemu sampai marah-marah beneran, meski tidak harus menggunakan bahasa yang kasar. Untuk hal-hal tadi, wajar jika akhwat menjadi kesal. Tapi bisa juga lho… kelakuan tidak langsung ikhwan (kepada akhwat) menjadi pembicaraan sinis, maka muncullah kalimat…
“Ikhwan ini kalo diskusi pasti ngeyel, ga mau ngalah. Egois banget deh…”
“Ikhwan-ikhwan di X nyebelin, ga peka. Masa ada akhwat datang dicuekin aja, ga tanya kita mau ngapain, mentang-mentang jaga jarak (atw jaga diri, gadhul bashar etc jadinya malah kebablasan)…”
“Ikhwan itu masih ngaji ga sih? Kalo sama cewek kok dia enjoy banget ya?”
Saya jadi ingat sebuah tulisan di bulletin LenteraJogja, Media Komunitas Tarbiyah [sekalian promosi nih…], judulnya Pseudo Ikhwan. Ikhwan-ikhwan semu yang penampilan luarnya seperti ikhwan, tapi masih banyak hal yang harus disempurnakan untuk menjadi seorang ikhwan sejati. Manusia memang tak pernah sempurna. Namun keinginan untuk menjadi lebih baik, mestinya tak sebatas di otak saja. Setiap orang butuh proses, yang masing-masing waktunya tidak sama.
Tulisan ini tidak bermaksud untuk menyudutkan para ikhwan, saya yakin akhwat pun memiliki banyak hal yang memungkinkan tuk masuk dalam akhwat-akhwat black list (terutama saya). Sekedar membuka fakta akan sebuah realita. Rabb, sempurnakanlah hidayah yang Engkau anugerahkan kepada kami dan janganlah Engkau mencabutnya kembali dari sisi kami…[]
- Akhowat-akhowat genit-- Aswad diping balik di/pada 2 years, 2 months ago
Lacak Balik & Ping Balik
Komentar
Wahh pasti kalo aku udah masuk daftar black list, habisnya akhwat itu sudah mem-blacklist ane….!
Telah Dituliskan 2 years, 2 months agoIkutan donk..
Kl semakin banyak ikhwan yang diblacklist, berarti peluang non ikhwan (seperti aku) untuk dapatin para akhwat makin terbuka gak?
heheh akhirnya tulisan ikhwan black list kebuka juga yak!
Telah Dituliskan 2 years, 2 months agoBismillahii..
ehm… begitu ya…memang sbnrya ikhwan itu gmn seh?? (sory belum tahu neh, ‘mubham’ mungkin…^_^).klo ygsaya tahu seh kan artinya saudara laki2x ya? atau ada ‘pemanknaan’ lain?
saya ‘ikhwan’ bukan ya ?? ^_^
Tidak yang selamanya ‘hakikat dzohiriah kamitsilihi’ la na’lam ‘ala ma fihi..^_^
wassalam
Telah Dituliskan 2 years, 2 months agoSubhanallah…
Ternyata memang ikhwan itu hanya tetap sesosok manusia yang pasti berbuat salah dan kadang-kadang tersungkur wajah cerahnya didalam lumpur yang begitu hitam tapi tetap harus bangun dan membersihkan diri kan.
Syukran ya ukh atas postingan yang begitu menggugah hati ini yang mengira telah berada pada posisi yang aman eh ternyata masih amat sangat jauh dari sekedar bisa berpijak pada tempat yang tidak ambruk.
Jazakillah khairan katsiran
Telah Dituliskan 2 years, 2 months agoMenanggapi pendapat ukhti X :
sluke’s :
menurutku, ikhwan = saudara laki-laki (keterikatan karena satu akidah dan satu perjuangan; dakwah), jadi laki-laki yang bersih akidahnya, bertindak sesuai aturan Rabb-nya dan istiqamah tuk tetap di jalan (dakwah)-Nya.
Berarti kalau akidah kurang bersih, kurang istiqomah, dan gak sejalan perjuangannya disebut apa yah ???
ikhwan bukan akhwat bukan kayaknya akan timbul istilah baru dalam bahasa arab ???
Ni…pelajaran bwt qt smua…mg qt bs ttp istiqomah dijalanNya..amin…
Telah Dituliskan 1 year, 10 months agohehehe, walah kalau saya dulu masuk yang mana? Pake jeans, berambut gondrong, tapi cool. And nggak pernah nggoda2 akhwat, apalagi sms2an, kecuali chatting di room rame2 (walah masuk ikhtilath nggak yah hehehe).
Telah Dituliskan 1 year, 5 months agosalam kenal…
Assalammu’alaikum Wr Wb
![]()
akhirnya ada juga yang mengungkapkan itu….sebenernya, an sepakat banget dengan tulisan ini….klo an sih, sudah banyak tuch nama2 ikhwan yang masuk blacklist…(afwan,tapi ini kan blacklist nya versi an sendiri…jadi, jangan sakit donk para ikhwan, introspeksi diri aja kali y…)…
wass……….
Telah Dituliskan 1 year agomalah klo an mah, lebih sadis…liat dia ad aja, duh gimana gitu perasaan hati ni…pengennya mau marah aja….astaghrfirullah
semoga Allah, memberi hidayah agar tidak jadi hobi mem-blacklist ikhwan
Pada dasarnya sangat sulit untuk mengubah kebiasaan pergaulan yang sudah mendarah daging dalam masyarakat. Contohnya ana, sbelum ana ngaji ana g tahu gimana hukum dan tuntunan islam dalam bergaul, yang penting ana senang dan ndak mengganggu orang lain ya it’s okey ana enjoy aja.
Tapi sekarng setelah ana tahu hukum2 islam, ana tersadar bahwa ana udah telah jauh banget melangkah ke arah yang dimurkai oleh Allah.
Boleh donk bagi2 tips gimana bisa menjadi Ikhwan yang sejati tidak hanya di mata masyarakat tapi juga di mata Allah juga. amin,
Sukron. Wassalamu’alaikum
Telah Dituliskan 1 year agowah…kalo mao jadi “ikhwan” musti pake kartu tanda anggota gak yah??? ehm…
wah…ntar cuma disuruh demo??? hanichi kok PERTAMAX yah….hemmm ikhwan sejati nih???
.
________ / \
| | / / \
| )|( | / /
|________| = / /\
| / / \
| / /\ \
/ / \ \
/ / \ \
/ /
Assalamu’alaikum,,,
Saya juga sebagai ikhwan mengakui kok bnyk kesalahan,,,
Tapi mau gimana lagi,,,
Mungkin udah garis Allah hidup saya sebagai ikhwan kaya gini…
Tapi syukron banget artikelx,,,
Artikelx sangat membantu and bisa dijadikan pelajaran,,,
Wassalam,,,
Telah Dituliskan 4 months, 2 weeks agosyukran atas tanggapan ikhwah fillah, menjadi penyemangat saya untuk kembali ke jalan yang benar (maksudnya ga ngisi blog dengan tulisan curhat atau yang remeh2 melulu)
Telah Dituliskan 2 months, 3 weeks agohttp://mujahidcool.multiply.com/journal/item/1/IKHWAN_AKHWAT_BLACKLIST….
masa ikhwannya doang….biasanya akhwatnya sih ngeladenin
mirip nih
Telah Dituliskan 1 month agoTinggalkan sebuah Komentar
Mmm.. Gitu tho akhwat.. Afwan klo begitu, saya memang orang yang ndak terlalu mengerti perasaan orang ya terutama wanita..
AstaghfiruLlah..
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoehm, syifa!!!
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agokapan sih seseorang udah bisa dianggap sebagai ikhwan? apakah ada syarat khusus untuk menjadi seorang ikhwan? mahu donk!! hehehe
“Tapi karena pernah jengkel, akhirnya muncul nama perdana yang masuk dalam ikhwan black list versi saya. Cuma satu orang.” waduh piye tho.., klo ikhwan yang baca postinganmu pasti berpikiran jangan jangan itu aku.
ato jangan jangan itu……?
Nek aku piye?
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoSepakat mbak, nek perlu jangan cuma di blacklist tp sekalian di delete aja dari list itu. Iyo pora mas bay?
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoIni maksudnya list untuk apa? Memangnya akhowat suka pada bikin list ikhwan2 ya??
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoHanichi Kudou :
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoga semua akhwat trus bikin black list kok. tu tergantung kultur en karakter mereka saja.
sluke’s :
menurutku, ikhwan = saudara laki-laki (keterikatan karena satu akidah dan satu perjuangan; dakwah), jadi laki-laki yang bersih akidahnya, bertindak sesuai aturan Rabb-nya dan istiqamah tuk tetap di jalan (dakwah)-Nya.
gapapa kan biar pada introspeksi semua…
bay_prihant :
ga usah ge-er nek iku kowe, tapi ulahmu emang sering bikin geleng2 kepala (esp.dulu)
Ibnu Qosim :
itu kan ikhwan (kali…), akhwat ga sesadis itu
Aswad :
tu istilah saja, pak. satu2nya list (kalo ada) ya cuma black list. akhwat ga suka ngapalin nama2 ikhwan (tuk di list) kok.
ikhwan…………!!!!! opo to jane …???? kriteria disebut ikhwan ki piye??? koq ono black list barang….!!!! dari syarat2 yang sedikit tertulis kayaknya masih sulit dicerna…klo bisa sih (usul aja) mbok anti nulis tentang “kritria ikhwan dimata seorang akhwat”…kayaknya perlu buat saudara2 yang ingin disebut oleh akhwat sebagai seorang “ikhwan”….
tentang blacklist aku sih gak terlalu peduli…biar banyak yang nge-blacklist tapi aku yakin akan ada orang2 yang menempatkanku pada whitelist…..gak terlalu dipikir nemen….. tapi tetep bisa jadi bahan perenungan….
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoarip : itu bukan spesialisasi saya tuk nulis yang seperti itu. tapi apakah kalian mau di mata Allah, di mata aktifis dakwah, ataupun di mata manusia yang lain di samakan dengan para cowok yang, maaf-menurut saya-, amburadul -dan ga punya tujuan hidup yang pasti- kayak gitu?
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoya besok tak usul ke mas Salim buat nulis buku Agar Bidadara Cemburu Padamu. hehe…
aku masuk ndak?
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoyah, aku kan memang bajingan
kalo bagi saya yang namanya Ikhwan itu:
Telah Dituliskan 2 years, 3 months ago- cah elins kesed-e puuuoooolllll.
- berasal dari bambang lipuro bantul.
- omahe madep ngidul, keno gempa mung rusak sithik.
- senengane nge-game.
- awake gedhe uteke mbuh….
- saiki malah rak tau mangkat.
- siji meneh undangane Khewant.
Sama ky joe,..
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoaku masuk gak?
nung,anung…kamu gak kesini ya nung,
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agonama kamu sedang diomongin nung
*:) kabooor… sebelum anung datang*
Numpang nimbrung nih Mbak…
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoMenurut saya, sebuah tulisan seharusnya memuat sebuah definisi dari pokok tulisan terlebih dahulu, kecuali memang definisi istilah tersebut sudah terlampau umum diketahui. Masalahnya, definisi “ikhwan” sendiri di tulisan ini masih samar, baur, abstrak, nisbi, relatif, intangible.
Definisi ikhwan dalam tulisan ini, menurut saya tidak terlampau jelas deskripsinya. Apakah sifatnya hanya status? Ciri fisik? Nama sebuah komunitas? Ataukah bermakna lain yang satir, tersembunyi, konotatif?
.
Lain dengan definisi ikhwan, definisi “bajingan” sedikit lebih jelas. “Orang jahat” dan “orang yang buruk perangainya” adalah beberapa diantara sekian banyak pengertian istilah itu. Mungkin saya dan mas joesatch adalah beberapa pengikut setia mazhab tersebut.
.
Masalah blacklist, tentu saya dan joesatch tidak termasuk dalam “ikhwan blacklist”, wong masuk kategori ikhwan saja tidak masuk kok, mau masuk blekelikis segala….
Hmm, ngomonge dalam satu madzhab yo (madzhab tarbiyah indunisiyany, Eyang Qordhowi saja masih membolehkan salaman kok), wajar lah kalo sampai punya pendapat ikhwan-ikhwan harus di black list.
Lha, masalahe, saya sendiri masih menganggap pacaran tu ndak haram, ya mana peduli sama blacklist model begituan.
Miscall nggak jelas, sms ra ono tujuane, wah kuwi cen ikhwan-e ra duwe teknik yang bagus buat pdkt atau ta’aruf. Hahahaha…
Telah Dituliskan 2 years, 3 months agoSeringnya menghindari tulisan yang terlalu panjang, jari memang ga selengkap tulisan ilmiah… saya ga membedakan harakah manapun, but dari pembahasan yang ada, saya rasa secara umum maksudnya sudah dapat di tangkap. Thanx all…
Telah Dituliskan 2 years, 2 months agowah wah ….artikel yang satu ini kayaknya dah pantes dijadikan top hit, sampai2 saat berkumpulnya para ikhwan di tak*** , kadang saat ngobrol ‘ngalor ngidul’ sering terdengar kata2 ‘awas nanti diblack list lho’…gitu…
Telah Dituliskan 2 years, 2 months ago