Arsip | curhat RSS feed for this section

grrrr..

2 Mei

haduwh lelet banget. emang nasib yang lagi sial apa koneksi yang bermasalah ya… kok dimana2 lelet n bikin emosi aja.

mana mau buka draft tulisan malah program yang terinstal ga compatible. hiks….

catatan kecil

17 Nov

Tak pernah kubayangkan keadaannya akan begini.  Lumayan berat, tapi kebahagiaan pasti memerlukan minimal sedikit pengorbanan.

Kukira sebuah pengharapan akan meringankan bebanku. Mungkin memang iya, hanya saja belum terasa.

Ketidaknyamanan ini pasti akan berbayar sebuah kebahagiaan ketika buah hatiku lahir nanti :)

I luv U just d’ Y U R…!

12 Sep

Pernah merasa bersalah menjadi diri sendiri? Saya sering. Terutama jika berkaitan dengan karakter dan watak asli saya yang beberapa negatif dan semi negatif. Bukannya tak mau memperbaiki, sampai saat ini saya masih berupaya mencari kebenaran dan pembenaran. Tak setiap orang bisa berubah dengan cepat, apalagi jika dihadapkan dengan latar belakang dan cerita masa lalu yang begitu dalam. Berat rasanya harus meninggalkan apa-apa yang telah menjadi bagian hidup dan jiwa kita.

Karena itu, saya membuat blog ini. Selain menjadi muara saya untuk banyak bercerita, menyalurkan sifat narsis saya (bakat jadi seleb? Ought!), juga menjadi alibi kenapa saya seperti ini atau seperti itu, yang mungkin dimata ikhwah fillah saya sangat berbeda dari karakter akhwat kebanyakan. Yeah, akhirnya saya mengakui itu. Perasaan yang sudah lama saya pendam. Saya ingin menghindar dari prasangka, tanya dan tuduhan wartawan gosip dan infotainment karena semua kenyataan berawal dari sana *hehehe… jadi ilfil ya, rasain!* (lagi…)

…..

10 Des

Ukhti…
bagiku engkau yang terbaik
membanggakan
dengan menara gading kiprahmu
yang tak mungkin ku kejar

Tapi Ukhti…
engkau terlalu ‘manis’ untukku
jalan hidupmu yang begitu lurus dan rata
bahkan tak pernah terpikir untuk kulalui (lagi…)

“kembalikan privacy saya…!!!!”

12 Nov

Sekitar sepekan lalu, saya sudah berniat untuk menutup diri dari dunia luar. Mungkin saya perlu bertapa beberapa hari atau memenjara diri di kamar untuk mendapatkan ketenangan. But, saya yakin kedua cara itu tidak akan menjadi solusi terbaik, bisa2 saya tambah stress. Ceritanya begini…

Selama dua-tiga pekan terakhir saya merasa amat-sangat-terganggu dengan makhluk imut putih yang selalu setia menemani kemanapun saya pergi; handphone Philips 588. Kalau dirunut sejarahnya, saat saya masih kuliah pernah ada satu-dua orang yang mengirim SMS yang membuat saya berkata dalam hati, “siapa sih loe?!!” Pasalnya, saya tidak begitu mengenal si pengirim dan sikap SKSD-nya membuat saya risih. Sampai berkali-kali, saya bisa melewatkan serangan SMS itu. Membalas dengan kalimat  baik yang kemudian berakhir menyebalkan, atau melontarkan kata-kata kasar yang mungkin semakin membuat pengirim merasa senang dan hebat. Saya yakin, di dunia ini ada banyak cewek yang pernah mengalami kejadian serupa. (lagi…)

…wake me up when september end…

8 Sep

september selalu menyisakan kelam bagiku

tahun ini, kusiapkan tuk menjemput apa yang terjadi

belum ada

namun mendung telah menggayut

melelehkan hatiku yang telah menghangat

tak tahu pada siapa harus bercerita

dunia tetap berputar dengan ramai

tak tahu apa yang sebenarnya kucari

prinsip, hukum, etika, cinta, sahabat, teman hidup, harta…

aku sendiri tidak tahu

hanya kurasa

ada kemarahan yang tersimpan

dan tak tahu kemarahan untuk siapa

mungkinkah untuk diriku sendiri?

15 Feb

tadi aku amat baik2 aja. kenapa tiba2 jadi seperti ini? sebuah kejutan ataukah untuk mempersiapkanku menjadi lebih baik, Tuhan? Astaghfirullah…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 77 pengikut lainnya.