Beberapa orang mengeluh atau berkoar bahwa MLM adalah penipuan.
Hal ini karena kesalahpahaman disebabkan mereka belum dapat membedakan antara money game dan MLM. Money game adalah skema “membayar” kepada orang yang lebih dulu bergabung berupa skema piramida.
Barangkali teman pernah beberapa kali menemukan selebaran fotokopi di ATM yang isinya “sumbangan dana” dan mengajak teman mentransfer ke tiga nomor yang tertera. Itulah money game yang paling mudah ditemui.
Seiring perkembangan, money game berkembang dan memakai nama atau embel-embel multi level marketing. Sistemnya pun berkembang ada barang yang diperjual belikan. Namun, barang yang dijual sangat tidak sebanding dengan harga yang dibanderol. Misalnya kalung magic untuk pengobatan seharga dua juta.
Secara penelitian kita tidak mengetahui informasi kebenaran pengobatan menggunakan kalung tersebut. Atau barangkali ada brosur yang memberikan bukti-bukti khasiat kalung tapi tidak bisa dipertanggung jawabkan kebenarannya.
Atau koin emas yang sebenarnya bukan emas dan menjadi investasi para member.
Lebih lengkapnya disalahkan baca posting saya yang ini agar teman tidak terkecoh oleh money game.
Tapii… barangkali ada teman yang benar-benar meeasa tertipu oleh MLM yang namanya sudah dikenal dan eksis bertahu-tahun. Bisa jadi, teman kurang memahami sistem MLM yang diikuti sehingga sejak sebelum bergabung memiliki pandangan bahwa dengan MLM kita bisa mencapai kekayaan dengan mudah.
Dapet mobil, duit puluhan juta “hanya” dengan mengajak orang bergabung. Padahal, mengajak bergabung itu tidak mudah. Apalagi dengan dana awal (pendaftaran) jutaan rupiah. Beruntung yaaa… MLM yang Mae ikuti cuma berbekal Rp. 39.900,- itupun di pembelanjaan perdana diskon Rp. 30.000,-
Lantas teman merasa tertipu karena tidak mendapatlkan apa-apa yang dijanjikan oleh leader dulunya…