Arsip tag hijab

[?] RUU APP

29 Mar

Upaya perlindungan terhadap wanita dan generasi muda, terkait dengan rencana pengesahan Rancangan Undang-Undang Anti Pornografi dan Pornoaksi (RUU APP) tiba-tiba berbelok menjadi isu pengekangan kebebasan dan hak-hak kaum perempuan, khususnya pengaturan tentang cara berpakaian. Kebulatan keinginan sebagian besar warga masyarakat untuk segera melegalkan ‘imunitan’ perlindungan moral bangsa, dihadang oleh beberapa pihak yang memiliki kepentingan pribadi sehingga terkesan seolah-olah masyarakat menolak kelahiran UU APP.
Ironisnya, hal ini didukung oleh beberapa media massa besar dan ternama, yang seharusnya menjadi penyambung lidah masyarakat. Keinginan untuk menggagalkan ini ditempuh dengan berbagai cara. Dengan memunculkan berbagai media komunitas yang dengan terang-terangan menyatakan menolak RUU APP sampai mencari dukungan seluas-luasnya dengan membuat petisi online untuk kemudian dikirim kepada pemerintah dan DPR RI. Berbagai argumen dikemukakan. Mulai dari anggapan bahwa RUU APP nantinya akan mengatur wilayah pribadi, pengekangan kreativitas seni, penurunan devisa dari sektor pariwisata, sampai pada isu disintegrasi bangsa.
Jika dianalisa, mereka yang menolak RUU APP hanyalah segolongan kecil kaum metropolis; artis, selebriti dan publik figur, juga beberapa personil yang memang memiliki kepentingan finansial berkaitan dengan bisnis yang tidak bisa lepas dari hal yang dibahas dalam RUU; dunia entertainment, media massa dan seniman yang terbiasa bergelut dengan ekspos tubuh wanita. Sebagian dari mereka bahkan tidak mengetahui esensi yang sesungguhnya dari isi RUU APP. Bisa jadi mereka adalah korban dari efek fobia yang sengaja dibuat dengan mencitrakan RUU APP sebagai sesuatu yang menakutkan. Tidak salah jika nantinya pendukung RUU ini akan berhadapan dengan para kapitalis yang selama ini menguasai industri besar di tanah air.
Lantas, akankah kita membiarkan liberalisasi moral, hilangnya produktivitas, hancurnya generasi hanya untuk segelintir orang? Patutkah Indonesia kehilangan kebanggaan sebagai bangsa Timur yang terkenal dengan keluhuran pribadinya? Siapa yang tahu jika penolakan terhadap RUU tersebut sebenarnya merupakan bagian dari ‘skenario yang terorganisir’ untuk merusak moral bangsa Indonesia, sebelum akhirnya mereka menghancurkan seluruh komponen negara lainnya untuk dikuasai.[]

Ngapain Pake Jilbab?

14 Des

Eh… kalo kamu liat cewek pake jilbab, pendapat kamu gimana? Itu pertamyaan klasik yang selalu kuajukan saat dapat temen chat baru. Cuman pingin survey aja…. Atawa May tanyain alasan dia pake jilbab (kalo dia cewek en pake jilbab). Lagi-lagi cuma karena pingin tau. Nah, lingkungan disekitarmu gimana? Kamu atw temen or sodaramu mungkin ada yang make jilbab dengan bermacam alasannya.
Yang jelas, make jilbab tuh ada perintahnya dalam Al-Qur’an, en disampein berkali-kali!! Itu menunjukkan , betapa urgensinya kewajiban memakai jilbab. Bukan sekedar perintah semata. Ada banyak manfaat en keuntungan (buat kamu yang komersial) dengan memakai jilbab. But, kalo kamu cowok, jangan lah yaw….
First, dengan berjilbab, tentu aja kamu dapat pahala lantaran udah menggugurkan salah satu kewajibanmu. Otomatis, kamu juga terlepas dari perasaan gelisah lantaran dulu masih mengerjakan laranganNya (menampakkan aurat). Hayo ngaku, kamu yang belum berjilbab tapi ngaku beriman, pasti gelisah… Masuk syurga ga ya?
Second, dengan memakai jilbab, kamu bakalan terbebas dari gangguan cowok-cowok uisenk yang suka mangkal di pinggir jalan. Karena jilbab alias pakaian yang sopan itu menggambarkan harga diri kita juga. Jadi mereka menghargai kita. Satu lagi, dengan pakaian identitas muslimah tersebut, ibaratnya kita dah ngomong duluan “Aku ga mau diganggu or diisengin…”
Third, tubuh kita akan terlindungi dari sengatan matahari, debu en gangguan yang lain yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel jaringan kulit. Tau nggak, pakaian tuh, menurut penelitian mengandung SPF 15 yang bisa menghindarkan kita dari kanker kulit.
Yup, itu dulu aja. Sekilas alasan-alasan yang patut kamu sodorkan saat temenmu ada yang nanyain alasanmu ingin (atau udah ) make jilbab. Banyak hal yang belum bisa May sampein karena…. neeh, dah ditungguin temen (Hehe…).
Terlepas dari alasan-alasan yang lain, atau dari alasanmu menunda jilbab karena sifat en sikapmu yang masih kayak koboi, maka jilbab itu WAJIB hukumnya en harus dinomor satuin. So….?

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 77 pengikut lainnya.